Film pelindung umumnya mengacu pada film tipis yang ditempelkan pada permukaan suatu produk untuk melindunginya dari kontaminasi, goresan, dan kerusakan lainnya.
Metode pemotongan film tipis tradisional memiliki karakteristik seperti keausan alat yang cepat, siklus produksi cetakan yang panjang, fleksibilitas yang rendah, dan ketidakmampuan untuk memotong pola yang rumit. sistem kontrol laser.
Saat memotong film tipis dengan laser, film mudah meleleh dan berubah bentuk. Pengontrol Laser Pemosisian Presisiyang mendukung penyelarasan visual, pemosisian otomatis, dan kompensasi distorsi.
Pemotongan film tipis juga memerlukan sistem kontrol laser untuk melakukan penyesuaian daya yang baik untuk menghindari peleburan dan pengeritingan film.